Selasa, 28 Februari 2012

pemanfaatan blog sebagai alat bantu pembelajaran


A.    Latar Belakang Masalah
Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis (electronic data processing). Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital. Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan dimana memberikan andil besar terhadap perubahan –perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan, trasportasi, kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) TIK, mulai dari keterampilan dan pengetahuan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK para pimpinan di lembaga pemerintahan, pendidikan, perusahaan, UKM (Usaha Kecil Menengah) dan LSM. Sehingga pada akhirnya akan dihasilkan output yang sangat bermanfaat baik bagi manusia sebagai individu itu sendiri maupun bagi semua sektor kehidupan.
Saat ini Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi sudah mulai dietrapkan di sekolah-sekolah. Dalam hal ini  Pendidikan Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman, contohnya dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari. Salah satu aplikasi peranan teknologi informasi dalam penunjang proses pembelajaran adalah dengan menggunakan blog. Blog adalah sebuah situs web dimana postingan itemnya dilakukan secara teratur dan ditampilkan dalam urutan kronologis mundur. Istilah blog sebenarnya adalah versi pendek/ bentuk singkat dari weblog. Penulis/ pemilik blog yang merawat dan menambahkan artikel baru ke dalam blog miliknya disebut blogging. Pengiriman artikel satu-persatu disebut posting blog (blog post), post, atau entries. Orang yang mengirimkan artikel atau orang yang memiliki blog disebut blogger. Sebuah blog terdiri dari teks, hypertext, gambar, dan beberapa link(ke halaman web lain, video, audio, dan file-file lain). Blog menggunakan gaya bahasa penyampaian dokumentasi. Seringkali blog lebih fokus ke salah satu topik, misalnya Tips Trik, Tutorial, Ponsel, dan lain sebagainya. Beberapa blog juga menceritakan pengalaman-pengalaman pribadi mereka.
Blog merupakan hasil evolusi dari diary online. Diary atau catatan harian mengenai pendapat, opini, dan apapun itu dalam bentuk yang dipublikasikan secara online (menggunakan website). Salah seorang pioneer dari internet-based journalist ini adalah Justin Hall, yang melakukan membuat online diarynya Justin Links From The Underground ketika dia masih merupakan pelajar dari Swarthmore College.
Kala itu, Blog (atau ketika itu bernama online diary) pada umumnya merupakan website yang berisi kumpulan link menuju halaman web lain yang disertai komentar dan opini pemilik online diary tersebut mengenai halaman dari tujuan link tersebut. Sehingga online diary ketika itu bisa juga dikatakan sebagai katalog link berdasarkan opini pemilik. Para diarist adalah editor yang memilih link mana yang menarik dan menampilkan link tersebut di online diarynya. Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet.

Pada saat ini blog tidak saja digunakan untuk mencari keuntungan akan tetapi blog juga dapat dikembangkan untuk perkembangan lain dari Blog yaitu ketika Blog memuat tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Dengan melihat begitu pesatnya perkembangan teknologi saat ini, kiranya sangat perlu juga bagi kita untuk memiliki sebuah blog supaya kita bisa mengikuti perkembangan zaman dan bisa berbagi dengan orang lain. Namun disamping itu semua, perlu diingat juga bahwa tentunya banyak orang yang belum mengetahui apa itu blog. Oleh karena itu, dengan makalah ini saya akan mencoba menjabarkan tujuan, strategi, perancangan, dan implemantasi penggunaan blog dalam menunjang pembelajaran.
B.     Visi
Adapun visi saya dalam hal pemanfaatan blog sebagai alat bantu pembelajaran ini adalah, antara lain :
1.            Meningkatkan kreatifitas siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran
2.            Meningkatkan penguasaan IPTEK bagi siswa.
C.    Misi
Untuk mencapai tujuan dari pemanfaatan blog sebagai alat bantu pembelajaran maka dilakukan beberapa hal supaya apa yang menjadi tujuan dapat terlaksana sesuai dengan harapan. Hal tersebut dapat berupa:
1.            Dalam meningkatkan kreatifitas siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran dapat dilakukan beberapa hal, antara lain:
a.       Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik, pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siwa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar
b.      Hadiah, berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi. 
c.       Saingan/ kompetisi, guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya. 
d.      Pujian, sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun. 
e.       Hukuman, hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.
2.            Dalam meningkatkan penguasaan Iptek bagi siawa dapat kita lakukan beberapa hal, antara lain:
a.       Meningkatkan sarana dan prasarana di sekolah terutama fasilitas internet.
b.      Memberikan pemahaman tentang internet kepada siswa.
c.       Memberikan pengetahuan dan ilmu tentang internet kepada siswa.
d.      Memberikan keleluasaan bagi siswa dalam mengakses media internet di sekolah.
Dalam mencapai apa yang kita cita-citakan maka disusunlah beberapa rencana atau tujuan yang terbagi atas 2 bagian, yaitu:
1.            Tujuan Jangka Pendek., yaitu menciptakan siswa yang bisa memahami dan menguasai IPTEK, berupa kemampuan memhami dan penguasaan media internet.
2.            Tujuan Jangka Panjang, yaitu siswa tidak saja mampu menguasai IPTEK akan tetapi diharapkan mampu menciptakan hal-hal yang baru bagi perkembangan teknologi informasi.
BAB. II  STRATEGI
             Berhubung pemanfaatan blog ini hanya sebatas alat bantu terhadap proses pembelajaran, maka dalam mewujudkannya dirancanglah beberapa strategi pembelajaran:
1.            Siswa diberikan pelatihan dan pengenalan dalam berbagai cara mengakses internet. Hal ini sangat penting dan utama sekali karena tampa mengenal dan mengetahui cara mengakses media internet maka tujuan yang telah kita tetapkan tidak akan tercapai. Pengenalan dan pelatihan ini dapat berupa:
a.       Bagaimana cara melakukan browsing.
b.      Bagaimana cara mengakses suatu alamat website.
c.       Memberikan pengetahua tentang bagian-bagian yang terdapat dari suatu halaman utama suatu alamat website
d.      Bagaimana cara mengakses suatu webpage.
e.       Bagaimana cara mengakses alamat blog,  dan lain sebagainya.
2.            Siswa diberikan pelatihan dan pengetahuan tentang bagaimana cara mendownload dan mengupload data dari dan ke internet.
3.            Siswa diberikan pelatihan bagaimana cara membuat suatu alamat e-mail, mengaskes e-mail, membuka e-mail dan mengirimkan e-mail.
Setelah memberikan pelatihan kepada para siswa, kita sebagai guru dan pendidik memberikan beberapa latihan atau tugas kepada para siswa dengan cara siswa disuruh mengakses blog yang dibuat guru dimana di dalam blog tersebut telah dipostkan beberapa tugas dan latihan supaya didownload dan dikerjakan oleh siswa dan hasil latihan atau tugas siswa tersebut dikirimkan melalui alamat e-mail guru.



BAB III.  RANCANGAN
A.    Rancangan Secara Micro/ Macro.
Blog pembelajaran ini dirancang dan dibuat pada situs bloger.com atau blogspot.com dengan alamat atau acount rinaldicaniago.blogspot.com. weblog ini dirancang sedemikian rupa sehingga tampak menarik. Jadi jika siswa ingin mendownload tugas atau latihan maka para siswa bisa mengetikan alamat pada  acount webblog rinaldicaniago.blogspot.com. di dalam web blog tersesbut telah tesisi latihan-latihan dan tugas-tugas yang siap di download oleh para siswa.
B.     Studi Kelayakan dan Uji coba
Setelah dilakukan perancangan dan pembuatan blog atau weblog langkah yang harus dilakukan adalah melakukan uji coba terhadap pemanfaatan blog ini terhadap para siswa. Setelah melakukan ujicoba maka kita melakukan atau mengkaji lebih mendalam apakah blog atau weblog ini bisa diterapkan atau tidak. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketermanfaatan penggunaan blog yang dirancang atau tidak. Hal ini bisa kita lihat dari reaksi para siswa apakah mereka telah bisa mengakses dta yang telah dipostkan oleh guru atau tidak, apakah para siswa telah mampu memberikan reaksi terhadap latihan-latihan atau tugas-tugas yang telah mereka download di alama blog yang disediakan atau tidak.
Kalau para siswa telah mampu mengakses, mendowload, dan mengirimkan kembali tugas-tugas atau latihan-latihan yang ada di dalam weblog rguru berarti pemanfaatan blog ini layak diteruskan. Akan tetapi jika siswa belum mampu memberikan raksi posotif terhadap pemanfaaatan weblog ini, maka untuk sementara penggunaan weblog ini untuk sementara di tunda terlebih dahulu. Kita harus melihat apa masalah-masalah yang timbul dan mencarikan solusi yang terbaik sehingga pemanfaatan weblog ini sesuai dengan apa yang kita harapkan.


BAB IV.  IMPLEMENTASI
Untuk menciptakan proses pembelajaran yang ditunjang berbasiskan IT, diperlukan komitmen dan tekad yang kuat dari semua pihak,baik itu pemerintah, pihak sekolah, orang tua/ wali murid, dan terutama para siswa. Hal ini disebabkan karena para siswalah yang menjadi objek dari  penerapan pembelajaran yang berbasiskan IT yang menggunakan weblog ini. Karena tampa kemauan keras dan motivasi yang tinggi dari pada siswa semua ini akan sia-sia saja, dan tujuan yang ingin dicapai tidak akan pernah terwujud.